Proposal Usaha Tempe

  
usaha tempe kedelai

usaha tempe kedelai

Proposal Usaha Tempe

Usaha Tempe sekarang ini sangat menjanjikan, kalau kita perhatikan hampir di setiap rumah makan atau warung makan, ada aja yang namanya lauk Tempe, selain itu makanan tempe juga sangat disukai dan  sesuai dengan lidah orang indonesia.
Kedelai yang bahan baku membuat tempe, mempunyai banyak mengandung protein nabati, dapat di jadikan makanan pengganti daging, selain itu harganya juga bisa sangat terjangkau bagi semua kalangan. sehingga usaha tempe jika di kelola secara profesional, pastinya akan mendapatkan omset yang cukup besar.
Tempe hanya di kemas sederhana dengan menggunakan daun atau plastik, yang juga hanya bertahan beberapa hari, jika pengusaha tempe melakukan inovasi-inovasi dapat di yakini peluang usaha tempe sungguh besar, karena pasar tempe terbuka lebar.
 
Manfaat Tempe 

Tempe juga dipercaya dapat mencegah anemia dan osteoporosis, dua penyakit yang bayak diderita wanita, sebab kodrat wanita yang harus mengalami haid, hamil serta menyusui bayi. Penyakit anemia ini dapat menyerang wanita yang malas makan, karena takut gemuk, sehingga persediaan dan produksi sel-sel darah merah dalam tubuh menurun.
Nah, tempe dapat berperan sebagai pemasok mineral, vitamin B12 (yang terdapat pada pangan hewani), dan zat besi yang sangat dibutuhkan dalam pembentukan sel darah merah. Selain itu, tempe juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Senyawa protein, asam lemak PUFA, serat, niasin, dan kalsium di dalam tempe dapat mengurangi jumlah kolesterol jahat.
Cegah Penuaan & Kanker Payudara. Di dalam tempe juga ditemukan suatu zat antioksidan dalam bentuk isofalvon. Seperti halnya vitamin C, E dan karotenoid, isoflavon merupakan antioksidan yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menghentikan reaksi pembentukan radikan bebas. Dalam kedelai terdapat tiga jenis isoflavon, yaitu daidzein, glisitein, dan genistein. Pada tempe, di samping ketiga jenis isoflavon tersebut juga terdapat antioksidan faktor II (6,7,4 trihidroksi isoflavon) yang mempunyai sifat antioksidan paling kuat dibandingkan dengan isoflavon dalam kedelai.
Antioksidan ini disintesis pada saat terjadinya proses fermentasi kedelai menjadi tempe oleh bakteri Micrococcus leteus dan Coreyne bacterium. Penelitian yang dilakukan di Universitas North Carolina, Amerika Serikat, menemukan bahwa genestein dan phytoestrogen yang terdapat pada tempe ternyata dapat mencegah kanker prostat, payudara dan penuaan (aging).
Karenanya, cara terbaik untuk mengoptimalkan khasiat tempe bagi tubuh kita adalah dengan mengonsumsinya setiap hari dalam jumlah yang cukup berarti. Agar tak mengalami kebosanan, variasi penggunaan tempe dalam berbagai resep masakan perlu dilakukan.
Supaya khasiat zat-zat bermanfaat itu tak banyak terbuang dalam proses pemasakan, tempe sebaiknya dimasak dengan menu seperti sup, semur, atau bacem. Cara-cara itu lebih sedikit mengurangi khasiat tempe, ketimbang digoreng.

 

 
contoh proposal usaha kripik tempe, contoh anggaran pembuatan tempe, proposal usaha tempe goreng, proposal usaha tempe, proposal usaha sate tempe bakar, proposal usaha nuggets, proposal usaha kripik tempe, proposal pembuatan tempe, penutup makalah usaha nugget tempe, makalah kripik tempe, makalah keripik tempe, contoh proposal usaha keripik tempe, contoh proposal pembuatan keripik tempe, contoh proposal nugget tempe, contoh proposal bantuan dana usaha kelompok tahu tempe, contoh bisnis plan industri tempe, usaha tempe

Advertisement

No comments.

Leave a Reply