Proposal Usaha Budidaya Ikan Kerapu

  
Ikan Kerapu

Ikan Kerapu

Proposal Usaha Budidaya Ikan Kerapu

Kerapu adalah nama ikan dari sejumlah genus dalam subfamili Epinephelinae dari familia Serranidae di urutan PerciformesIkan kerapu dalam bahasa Inggris, “kerapu” disebut grouper, yang dipercaya berasal dari nama garoupa, yang diperkirakan dari bahasa Portugis. Ada yang mengatakan bahwa nama Portugis ini berasal dari salah satu bahasa asli Amerika Selatan.

Perkiraan pasar untuk nilai jual Ikan Kerapu hidup dijual disejumlah restoran sea food sekitar DKI Jakarta sekarang, untuk jenis ikan Kerapu Tikus/Ikan Kerapu Bebek berkisar antara Rp. 300.000,- – Rp. 400.000,-/kg dan jenis ikan KerapuLodi/Sunu berkisar antara Rp. 100.000,- – Rp. 150.000,-/kg dan untuk jenis ikan Kerapu Macan berkisar antara Rp. 70.000,- – Rp. 100.000,-/kg dan tentu ini sebuah pasar yang membanggakan baik untuk peningkatan perekonomian nelayan, investor dan sumber pendapatan saerah, khususnya Provinsi DKI Jakarta.

Metodologi pengembangan budidaya ikan Kerapu yang dikembangkan disejumlah lokasi menggunakan 2 sistem, yaitu sistem kontrusksi keramba rakit dan sistem keramba lepas dasar.

Untuk pengembangan budidaya perairan di Kepulauan Seribu tersedia kawasan seluas 4300Ha dan tersebar disejumlah pulau pemukiman. Sedangkan untuk pilot projectjangka panjang sudah diprogramkan di Pulau Semak Daun seluas sekitar 300Ha.

  • Lokasi potensial untuk budidaya Ikan Kerapu di Kepulauan Seribu, yaitu :

-          Pulau Lancang

-          Pulau Tidung

-          Pulau Kelapa

-          Pulau harapan

-          Pulau Pari

-          Pulau Panggang

-          Pulau Kelapa Dua

-          Pulau Kongsi

  • Budidaya ikan Kerapu

1. Pemilihan Lokasi Budidaya Ikan Kerapu

-          Perairan terlindung dari angin dan gelombang besar

-          Perairan bebas dari pencemaran

-          Kedalaman air dari dasar perairan ke jaring keramba apung antara 2-5 meter

-          Dibutuhka kecerahan air dan arus yang konstan

-          Kadar garam (salinitas) air 27-35

-          Dasar perairan berpasir dan berbatu karang

-          DO : 5-8 ppm dengan suhu 28-300C

-          Pengadaan benih kontinyu

2.     Sarana dan parasarana yang dibutuhkan

-          Jaring apung

Terbuat dari bahan polyethylene (PE) dengan ukuran keramba sangat variatif disesuaikan dengan besarnya skala usaha dan modal yang tersedia. Untuk tahap pembesaran dapat digunakan dengan ukuran (3 x 3 x 3)m, (3 x 2,5 x 2,5)m atau (4 x 4 x 3)m.

-          Pelampung

Beberapa alternatif yang dapat digunakan antara lain: drum plastik (drigen), drum besi, sterefoam dengan volume 200 liter.

-          Kayu

Berfungsi sebagai kerangka jaring apung, jenis kayu yang digunakan antara lain : kayu damar laut, meranti batu, dan kayu borneo dengan ukuran 8 x 10 mm.

-          Tali pengikat

Terbuat dari bahan nylon atau plastik dengan diameter 5-8mm.

-          Pemberat

Terbuat dari jangkar besi atau cor beton yang berfungsi sebagai alat penahan jaring apung.

-          Benih ikan

Mudah diperoleh dengan menggunakan bubu tambun dan jaring atau dapat dibeli melalui tempat pembenihan ikan. Ukuran benih 8 – 15 cm.

-          Pakan

Dapat diperoleh melalui TPI berupa ikan curah.

-          Teknik pembesaran

  • Benih ikan Kerapu ukuran 75 – 100 gram ditebar kedalam jaring apung dengan kepadatan populasi 15 -20 ekor/meter.
  • Sebelum ditebar kedalam jaring, benih ikan direndam terlebih dahulu kedalam larutan PK hingga larutan berwarna biru muda  atau jernih selama 15 menit. Hal ini dilakukan untuk mengobati benih ikan yang terluka akibat pengangkutan.
  • Pakan yang diberikan berupa ikan curah segar yang telah dicincang.sebaiknya pakan diberikan 2 x sehari yaitu padi dan sore dan pemberian pakan adalah 3 – 5% dari berat badan benih.

-          Masa pemeliharaan adalah 7 – 8 bulan, berat ikan yang dapat dipanen adalah 500 gram tiap ekor.

-          Hal yang dapt dilakukan pada mas pemeliharaan adalah :

  • Pembersihan jaring apung dari benda-benda yang menempel seperti tritip, lumut dan sampah dan dilakukan tiap seminggu sekali
  • Pengontrolan pemberian pakan ikan curah
  • Pengontrolan pertumbuhan dan kesehatan ikan. Apabila ada ikan sakit, segera dipisahkan.

 

 

 
proposal kerapu, jual keramba ikan kerapu, contoh proposal usaha keramba jaring apung, contoh proposal usaha ikan kerapu, proposal jaring keramba kerapu, contoh proposal Pkl budidaya ikan kerapu, contoh contoh proposal ikan kerapu, proposal budidaya ikan laut, proposal budidaya kerapu macan, proposal keramba ikan laut, proposal pkl II pembenihan ikan kerapu bebek, proposal pkl II pembesaran ikan kerapu bebek, proposal tambak ikan laut, proposal usaha budi daya ikan kerapu, proposal usaha budidaya ikan kerapu di kja, proposal usaha budidaya keramba di laut, proposal budidaya ikan kerapu, makalah budidaya ikan hias, contoh kerambah budidaya ikan kerapu, contoh laporan usaha pembenihan kerapu bebek, contoh proposal bisnis ikan laut, contoh proposal budidaya ikan di kja laut, contoh proposal budidaya ikan kerapu, contoh proposal ikan kerapu, contoh proposal keramba ikan kerapu

Advertisement

No comments.

Leave a Reply