Contoh Proposal Balap Motor

Balap Motor

Balap Motor

Contoh Proposal Balap Motor

Kemajuan jaman pada saat ini sangatlah mempengaruhi perilaku anak-anak muda atau yang biasanya di sebut ABG (Anak Baru Gede). Semakin majunya zaman dapat mempengaruhi tingkah laku anak muda untuk terjerumus dalam kenakalan remaja. Kenakalan remaja terbagi dari beberapa macam kenakalan seperti narkoba, free sex, tawuran, balap liar dll. Balap liar merupakan sebagian dari kenakalan remaja yang sering di lakukan anak muda di jaman sekarang.

Saat ini banyak anak muda terutama kalangan pelajar SMA , bahkan siswa dasar (SD) sudah terjerumus dalam balap liar.Mulai dari balap Motor, balap Mobil, geng motor dll yang sangat meresahkan masyarakat atau penduduk setempat. Bila anak muda tersebut telah terjerumus masuk dalam dunia balap liar, bisa di pastikan anak muda tersebut akan terpengaruhi hal-hal yang negatif seperti pesta miras, free sex, judi , Narkoba, bahkan sampai tindakan kriminal. Operasi malam yang sering di lakukan oleh pihak Polisi lalulintas dan jajarannya yang telah menjaring dan memberikan hukuman mulai dari penjara , denda , dan wajib lapor tidak memnbuat anak-anak muda yang terkumpul dalam sebuah geng motor itu jerah.

Maka dari itu untuk mengatasi dan mengembangkan bakat anak-anak remaja ini diperlukan media. Media ini bisa berupa kegiatan-kegiatan yang positif. Kalau balap motor liar bisa dibuat kegiatan balap motor yang resmi, seperti di balap di circuit atau turnamen balap motor resmi. Untuk mengadakan kegiatan balap motor resmi mungkin kita perlu membuat proposal balap motor. Berikut di bawah ini ada contoh proposal balap motor yang bisa di copy dan diedit sesuai kebutuhan Anda.

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

A.   LATAR BELAKANG

1.     Pengertian dan sejarah Balap motor

Balap motor adalah olahraga otomotif yang menggunakan sepeda motor. Balap motor, khususnya road race, cukup populer di Indonesia. Hampir tiap minggu di berbagai daerah di Indonesia even balap motor diselenggarakan. Selain road race, balap motor jenis lain yang cukup sering diadakan adalah motorcross, drakbike,grasstrack,dan super sport. Terdapat beragam jenis olah raga yang menggunakan sarana motor balap. Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM) adalah badan Internasional yang berfungsi menaungi berbagai jenis kegiatan-kegiatan olah raga balap motor tersebut.

2.     Jenis-jenis Kejuaraan Balap Motor

Karena banyak terdapat bermacam jenis dan bentuk motor, maka terdapat pula bermacam jenis pelombaan dan kejuaraan balap motor, antara lain:

Road Racing atau balap jalanan dalam bentuk murni atau asal mulanya adalah balapan yang dilombakan di jalan umum, seperti lintasan Isle of Man TT (Tourist Trophy), Grand Prix Macau dan beberapa lintasan di Ireland. Karena disebabkan oleh bahaya yang tak terlepaskan dari jalan raya seperti jalur sempit, trotoar jalan, dan tembok-tembok, umumnya balap jalanan sekarang dipindahkan ke lintasan-lintasan yang dibangun khusus.

Circuit Racing atau balap sirkuit , yaitu dimana motor-motor balap yang dirancang khusus atau motor-motor produksi masal yang dimodifikasi bersaing satu dengan lainnya di sirkuit yang juga dirancang khusus. MotoGP adalah contoh dari balapan kelas puncak yang melombakan motor yang dirancang khusus untuk balap dan tidak dijual bebas, sementara World Superbike adalah contoh balap yang melombakan motor produksi masal dan dijual bebas namun dengan modifikasi sesuai ketentuan.

Classic Racing Balap klasik adalah dimana para peserta membalap dengan menggunakan motor yang telah dimodifikasi secara besar-besaran dari era awal – biasanya motor-motor sebelum pertengahan tahun 70-an.

Motokross dan sepupunya supercross di lombakan di lintasan berlumpur, biasanya menampilkan motor yang melompat melewati jarak yang jauh.

Supermoto adalah gabungan antara balap jalanan dan motokross. Motor yang digunakan umumnya adalah jenis motor motokross dengan ban motor balap jalanan. Lintasan yang digunakan untuk perlombaan juga campuran antara jalanan dan lintasan berlumpur atau tanah.

Speedway dan speedway es adalah balapan yang diadakan di sirkuit berbentuk lonjong (oval) dimana para pembalap berlomba dengan gaya khas speedway yaitu mengepotkan (membelok dengan menggeser roda belakang) motor untuk memudahkan melewati sirkuit yang hanya berbentuk oval tersebut.

Ketahanan motor (Enduro), dimana balapan di lombakan dalam jangka waktu yang panjang, dan dengan lintasan alam, bahkan melewati daerah terpencil. Reli Paris-Dakkar dan Six Day Endurance adalah contohnya.

Balap motor enduro atau Reli jenis lain yang berbasis pada pengumpulan poin yang di raih pembalap dan tidak terfokus mutlak pada waktu tempuh keseluruhan peserta. Reli-reli di lombakan dalam waktu beberapa hari dan ribuan mil, dengan poin-poin bonus yang diberikan jika berhasil sampai di tujuan dan tempat yang di perintahkan. The Iron Butt Association adalah badan yang sering menyelenggarakan reli-reli semacam itu.

Trial Motor di mana peserta mengendarai motor yang dbentuk khusus dengan berat yang ringan dan dengan suspensi yang fleksibel. Peserta harus menaklukkan beragam rintangan buatan seperti kotak, ban, tong yang bertumpuk dan rintangan-rintangan lain. Lomba juga dilakukan di rintangan alam berupa batu-batuan. Peserta di haruskan melewati rintangan-rintangan dengan kesalahan seminimal mungkin untuk menjadi juara.

Drag Race motor (juga dikenal dengan sprints) dimana dua peserta start di belakang sebuah garis star yang sama dengan tanda star berupa lampu. Setelah lampu star menyala dua pembalap memacu motornya melewati dua lintasan lurus sejauh seperempat mil, dimana waktu tempuh mereka di catat dan di hitung. Pembalap dengan catatan waktu paling singkat melewati garis finis adalah pemenangnya.

Hill Climb adalah dimana seorang pembalap menaiki atau mencoba menaiki sebuah bukit berlumpur atau tanah dengan motornya. Motor yang digunakan di rancang khusus dengan lengan ayun (swing arm) yang panjang dan ban khusus ala motokross. Pembalap yang mencapai titik tertinggi di bukit atau tercepat menaiki bukit adalah pemenang.

Land Speed dimana seorang pembalap tunggal memacu motor melewati sebuah lintasan lurus sepanjang satu sampai tiga mil (biasanya dilakukan di permukaan sebuah danau yang mengering) Pembalap tersebut harus berupaya untuk membuat catatan waktu tercepat dan melewati catatan rekor pembalap sebelumnya di kelas tersebut atau berdasar jenis motor yang dipakainya, agar namanya tercatat dalam buku rekor.

B.   DASAR PENYELANGGARAAN

Olahraga Balap motor ini  khususnya di Kalimantan Tengah sampai saat ini sudah terbilang sangat bagus karena banyak diadakanya kejuaran balapan yang berbasis seperti di kabupaten-kabupaten dan provinsi . Hal itu bisa  terlihat dengan banyaknya bakat-bakat pembalap di daerah maupun di kota sudah cukup baik dan dapat  bersaing di tingkat Nasional.

Untuk itu badan IMI provinsi Kalimantan Tengah berinisiatif menggelar kejuaraan balap motor se- Kalimantan Tengah yang akan diselenggarakan di Kuala Pembuang ,kabupaten Seruyan yang akan diselenggarakan pada  10-13 Maret 2013.

C.   TEMA KEGIATAN

Tema kegiatan ini adalah “membangkitkan semangat pemuda Indonesia”

D.   TUJUAN DAN MANFAAT

Untuk meningkatkan potensi-potensi pembalap amatir generasi muda di Kalimantan Tengah dalam sebuah kompetisi yang nantinya diharapkan dapat melahirkan pembalap baru yang bisa bersaing dan berprestasi tidak hanya di tingkat daerah dan  provinsi namun juga ditingkat nasional.

BAB II

PERENCANAAN PROGRAM

A.   Sumber Daya

Pelaksana Kegiatan

Pelaksana kegiatan ini adalah IMI Provinsi Kalimantan tengah

Nama Kegiatan

Nama kegiatan ini adalah “Kejuaraan Balap Motor se- Kalteng”.

Tema Kegiatan

Tema kegiatan ini adalah “membangkitkan semangat pemuda Indonesia”.

 

Waktu dan Tempat Kegiatan

Tanggal                          : 10 – 13 Maret 2013

Waktu                            : 09.00 – 11.00 & 14.00 – 16.00

Tempat                          : Kuala Pembuang kab. Seruyan

Tempat Kegiatan           : Sirkuit Balap Seruyan hilir

Tempat Pendaftaran      : Gedung serba guna jl. Imam bonjol no. 12

SUSUNAN PANITIA

KETUA PELAKSANA                     :  ARI DANU SAPUTRA

PENASEHAT                                    :  DODI

SEKERTARIS                                   :  DAYAT

BENDAHARA                                  :  MELINA AGUSTIANI

KETUA PANITIA                             :  DEDI

 

Seksi Sekretariat / Pendaftaran :

Koordinator : Ronald
Anggota : Beni

 

Seksi Pertandingan :

Koordinator : Adi
Anggota : Imam

 

Seksi Dana :

Koordinator : Dani
Anggota :  Iwan

 

Seksi Keamanan :

Polsek Seruyan

3.      Panitia Pelaksana

Seksi Humas :

Koordinator : Daniel
Anggota : Rokito

 

Juri:

1.     Ruben ( provinsi)

2.     Naif  (provinsi)

3.     Bobie (nasional)

 

Peserta Kejuaraan

Peserta Kejuaraan adalah perwakilan setiap kabupaten di provinsi Kalimantan Tengah dimana setiap kabupaten mengirim altit yang berusia dibawah 20 tahun. Satu kabupaten mengirim tiga atlit dengan kelas sebagai berikut:

1.     Kelas 125cc bebek

2.     Kelas 110cc bebek

3.     Kelas 110cc metic

 

Daftar peserta:

 

A.   Barito Timur

1.     Rian

2.     Siswanto

3.     Amat

 

B.   Barito Selatan

1.     Didi

2.     Reno

3.     Faizal

 

C.   Barito utara

1.     Febri

2.     Dion

3.     Deri

 

D.   Murung Raya

1.     Ogo

2.     Amit

3.     Keri

 

E.    Palangkaraya

1.     Herman

2.     Dodo

3.     Amat kacung

 

F.    Kobar

1.     Gugun

2.     Basan

3.     Kawe

 

G.   Kotim

1.     Wardi

2.     Finsen

3.     Hairul

 

H.   Kapuas

1.     Rick jo

2.     Taufik

3.     Kasrun

 

I.       Gumas

1.     Doni

2.     Rere

3.     Badaui

 

J.      Seruyan

1.     Dodi

2.     Ibut

3.     Napi

 

K.   Sukamara

1.     Rahmat

2.     Anto

3.     Marwan

 

L.    Lamandau

1.     Budi

2.     Leman

3.     Riko

 

M. Pulpis

1.     Roman

2.     Badawi

3.     Kurnia

 

Sarana dan prasarana pertandingan

1.     Sirkuit

2.     Papan nomor

3.     Ban bekas

4.     Tenda atau tempat pembalap

5.     Soundsystem

6.     Bendera star

 

Fasilitas:

1.     Mobil bak terbuka buat motor pembalap

2.     Mess pembalap atau Hotel

 

Penyelenggara kerjasama

Kejuaraan balap motor  se- Kalteng merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh IMI Provinsi Kalteng  yang akan berlangsung pada tanggal 10-13 maret 2013 di Kuala Pembuang kabupaten Seruyan bertempat di Sirkuit Seruyan Hilir (SSH).

Kami dari panitia pelaksana kepada pihak perusahaan perorangan untuk menjadi sponsorship demi menyukseskan acara tersebut. Dengan mempromosikan produk atas jasa perusahaan sesuai yang disepakati bersama, adapun bentuk kerjasama yang kami tawarkan dan klasifikasi sponsor sebagai berikut :

 

SPONSOR TUNGGAL

Sponsor tunggal adalah pihak yang memberikan bantuan kepada panitia pelaksana sebesar 70% dari total anggaran biaya pelaksana kegiatan tersebut, kontak prestasi yang diberikan panitia sebgai berikut :

1.     Pencantuman Nama dan Logo sebagai penyelenggara kerjasama Kejuaraan Balap Motor se- Kalimantan tengah.

2.     Pemasangan Nama dan Logo pada Baliho dipasang di tempat-tempat strategis yang menjadi sasaran mata (Eye Catching).

3.     Spanduk rentang, Pamflet / poster di tempat strategis.

4.     Pemasangan Nama dan Logo pada ID Card (Kartu Identitas).

 

SPONSOR UTAMA

Sponsor utama adalah pihak yang memberikan bantuan financial pada panitia pelaksana sebesar 40% dari total anggaran biaya pelakaksanaan kegiatan tersebut. Kontak prestasi yang diberikan panitia sebagai berikut :

1. Pemasangan Nama dan Logo sponsor pada Baliho di tempat strategis

2. Spanduk rentang, pamflet/poster.

3. Pemasangan nama dan Logo sponsor pada ID Card (Kartu Identitas).

 

ANGGARAN KEGIATAN

Administrasi

 

1.Kertas 1 rim : Rp. 15.000;-

 

2. Stempel Panitia 2 buah : Rp. 20.000;-

 

3.Pengadaan Proposal 3 exp : Rp. 50.000;-

 

4. Formulir Pendaftaran 50 Lbr : Rp. 50.000;-

 

5. Bulpen/ spidol 4 buah : Rp. 25.000;-

 

Jumlah   : Rp. 160.000;-

 

 

Perlengkapan

1. Kostum Panitia 25 set Rp. 50.000 : Rp.1.250.000;-

 

2.  Payung Umberella 13 buah Rp. 25.000 : Rp. 325.000;-

 

3.  Sewa sirkuit 3 kali Rp. 2.000.000 :Rp.6.000.000;-

 

4. Bayar gadis payung 13 orang Rp. 500.000 : Rp. 6.500.000

 

5. soundsystem 1 set Rp. 2.000.000 : Rp. 2.000.000;-

 

Jumlah   : Rp 15.575.000;-

 

Publikasi dan Dokumentasi

1. Baliho 2 buah : Rp. 500.000,- : Rp.1.000.000;-

 

2. Spanduk 2   lbr   : Rp. 150.000,- : Rp. 300.000;-

 

3. Dokumentasi   : Rp. 350.000,-

 

Jumlah   : Rp.2.200.000,-.

 

Fasilitas

1.     Bensin 13 pick up  Rp. 150.000,- : Rp. .4.500.000

 

2.     Mess pembalap   : Rp. 15.000.000

 

Jumlah   : Rp. 19.500.000,-

 

Keamanan                                               Rp.     3.000.000,-

 

Konsumsi dan Akomodasi

1. Akomodasi peserta/official 89 orang Rp. 300.000 : Rp. 26.700.000

 

2. konsumsi 4 hari Rp.    : Rp. 25.000.000

 

Jumlah   Rp. 51.700.000

 

Hadiah-Hadiah

1. Juara I    3x Tropy dan Uang Pembinaan   Rp.2.500.000  : Rp. 7.500.000

2. Juara II   3 xTropy dan Uang Pembinaan   Rp. 1.500.000 : Rp. 4.500.000

3. Juara III  3 xTropy dan Uang Pembinaan   Rp.  1.000.000   :  Rp. 3.000.000

4. Juara IV 3 xTropy dan Uang Pembinaan   Rp.  750.000   : Rp. 2.250.000

Jumlah                                                                                      Rp. 17.250.000,-

 

Juri

Honor juri                                         3 Orang Rp. 2.000.000  : Rp. 6.000.000;-

 

Dokter

Honor dokter                                    3 orang Rp. 2.000.000   : Rp. 6.000.000;

 

REKAPITULASI ANGGARAN

A. ADMINISTRASI : Rp.160.000,-

 

C. PERLENGKAPAN : Rp.15.575.000,-

 

D. PUBLIKASI DAN DOKUMENTASI : Rp.2.200.000,-

 

E. FASILITAS : Rp.  19.500.000,-

 

F. KEAMANAN : Rp. 3.000.000,-

 

G. KONSUMSI DAN AKOMODASI : Rp. 51.700.000,-

 

H. HADIAH : Rp.17.250.000,-

 

I. JURI : Rp. 6.000.000.-

 

L. DOKTER : Rp. 6.000.000;-

 

TOTAL :Rp 121.385.000,-

 

B.   Mekanisme Pelaksanaan

NO

Nama kegiatan

Waktu

PJ

Fase awal

10 April 2013

1.

Registrasi peserta

08.00-10.00

sekretaris

2.

Tehnikal meeting

14.00-15.00

Sie. pertandingan

3.

Tes kesehatan

15.00-16.00

Sie. pertandingan

4.

Persiapan kejuaraan

16.00-16.30

Sie. pertandingan

Fase kegiatan

11 April 2013

5.

Upacara pembukaan

08.00-09.00

Sie. acara

6.

Latihan balapan110 cc

09.00-11.00

Sie. pertandingan

7.

Istirahat

 

8.

Pertandingan kelas 110c

14.00-16.00

Sie. pertandingan

12 April 2013

9.

Latihan balapan 125cc

09.00-11.00

Sie. pertandingan

10.

Istirahat

 

11.

Pertandingan balapan 125cc

14.00-16.00

Sie. pertandingan

13 April 2013

12.

Latihan balapan 110cc metic

09.00-11.00

Sie. pertandingan

13.

Istirahat

 

Pertandingan balapan 110cc metic

14.00-16

Sei.pertandingan

Fase akhir

13 April 2013

14.

Upacara penutupan

18.00-19.30

Sie. pertandingan

15.

Penyerahan hadiah

19.30-20.00

Sie. acara

 

Ketua panitia

Ari  Danu Saputra

Bendahara

Melina Gustiani

 

BAB III

MANUAL KEGIATAN

 

A.   SISTEM PERTANDINGAN YANG DIPAKAI

Dalam kejuaran balap motor ini biasanya menggunakan system poin seperti pada kejuaraan balap motor GP, dan dalam kejuaraan balap motor ini juga menggunakan system poin. Dimana setiap pembalap yang juara akan mendapat poin juara 1= 25 poin juara 2= 20 poin  juara 3= 15 poin dan seterusnya tergantung pada juara masing-masing poin berbeda jumlahnya.

1.     PERATURAN PERTANDINGAN

Peraturan-peraturan Perlombaan beserta Peraturan-peraturan lain, termasuk Peraturan Dasar Olahraga Nasional dan Lampiran-lampirannya yang terkait, wajib dipatuhi oleh semua pihak yang berpartisipasi dalam suatu perlombaan, baik Panitia Penyelenggara, Panitia Pelaksana maupun Peserta (lihat pasal 80.1 Peraturan Dasar Nasional).

Pelanggaran terhadap ketentuan atau peraturan-peraturan tersebut, dapat mengakibatkan jatuhnya sanksi atau sanksi-sanksi kepada pelaku atau para pelaku pelanggaran tersebut.

SPESIFIKASI TEKNIK SEPEDA MOTOR.

Spesifikasi teknik untuk masing-masing sepeda motor tersebut pasal 3, harus sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Peraturan tentang Teknik (lampiran E Peraturan Olahraga Nasional).

SIRKUIT.

Perlombaan sepeda motor harus dilaksanakan di sirkuit yang memenuhi semua persyaratan yang ditentukan dan telah diakui/disahkan atau dinyatakan laik oleh PP. IMI atau Pengprov IMI sesuai dengan tingkat perlombaan tersebut.

Pengecualian terhadap peraturan tersebut diatas, dapat diberikan sepanjang menyangkut panjang lintasan balap dan/atau infrastruktur pendukung misalnya paddock, pit dan lain-lain selama tidak berpengaruh terhadap keselamatan dan keamanan bagi semua pihak yang berada di arena perlombaan. Lintasan balap harus diberi pagar pengaman

1. Pemeriksaan I : dilaksanakan 3(tiga) bulan sebelum tanggal pelaksana an perlombaan.

2. Pemeriksaan II : dilaksanakan 1(satu) bulan sebelum tanggal pelaksa- naan perlombaan.

3. Pemeriksaan III : dilakukan oleh Dewan Juri 1(satu) hari sebelum perlombaan

PANITIA PELAKSANA.

Susunan, anggota dan pengangkatan Panitia Pelaksana diatur sebagaimana tercantum dalam pasal : 40, Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor Nasional

PEMBALAP.

. Lisensi / KIS.

Para Pembalap yang mengikuti perlombaan, harus memiliki Kartu Ijin Start yang sesuai dengan cabang Olahraga Perlombaan tersebut (lihat pasal : 90, Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor Nasional).

Jumlah.

Jumlah Pembalap yang diperkenankan mengikuti suatu kelas, ditentukan dan dicantumkan dalam Peraturan Pelengkap Perlombaan.

Satu kelas (lihat pasal : 3), harus diikuti oleh setidak-tidaknya 5 (lima) orang Pembalap. Apabila jumlah pembalap yang mengikuti suatu kelas kurang dari 5 (lima) orang, maka lomba kelas tersebut ditiadakan.

Prioritas Penerima Pendaftaran.

Penerimaan pendaftaran untuk mengikuti nomor-nomor utama, diutamakan secara berturut kepada Pembalap atau Pembalap-Pembalap yang :

1. Masuk dalam peringkat / posisi 1 s/d 15 dalam Kejuaraan Regional dan Kejurprov pada tahun sebelumnya dan tercantum dalam Daftar Peringkat Nasional atau Daftar Peringkat Provinsi tahun sebelumnya.

2. Kepada para Pembalap tersebut di atas, diberikan Nomor Start yang tetap, sesuai dengan nomor urut peringkatnya. Nomor-nomor start tersebut, tidak boleh diberikan kepada/dipakai oleh Pembalap lain.

3. Telah mendapat atau memiliki nilai dalam Kejurnas atau Kejurprov pada tahun yang sama. Namanya tercantum dalam Daftar Peringkat Sementara Nasional atau Provinsi pada tahun yang sama

2.  PERATURAN PERLOMBAAN

a.     Dengan turut sertanya peserta dalam acara ini, maka secara sadar peserta tunduk pada semua peraturan dan/atau ketentuan serta syarat-syarat yang tertera dalam Buku Peraturan Balap Motor PP. IMI 2010 berikut Lampiran-lampirannya serta Peraturan Pelengkap Perlombaan ini.

b.     Semua peserta dianggap mengetahui dan mengerti tentang pasal-pasal yang tertera dalam Buku Peraturan Balap Motor PP. IMI 2012 berikut Lampiran-lampirannya, Peraturan Pelengkap Perlombaan ini serta peraturan-peraturan dan/atau ketentuan-ketentuan lain yang dikeluarkan oleh Panitia.

c.      Peserta bertanggung-jawab sendiri tanpa melibatkan Panitia Penyelenggara, Panitia Pelaksana, Klub, Promotor, Pengprov IMI maupun PP. IMI, secara perorangan maupun organisasi, atas musibah yang dialaminya selama latihan dan lomba, termasuk akibat dan kerugian yang diderita pihak lain dan/atau pihak ketiga (dalam batas asuransinya).

d.      Peserta tidak berhak dan tidak akan mengajukan tuntutan hukum dalam bentuk apapun terhadap Panitia Penyelenggara, Panitia Pelaksana, Pengprov IMI maupun PP. IMI baik secara perorangan maupun organisasi, dengan alasan/dalih apapun mengenai akibat dari/atau yang berhubungan dengan Perlombaan ini.

e.      Jury berhak untuk mengadakan perubahan, penghapusan dan/atau penambahan pasal Peraturan Pelengkap ini, guna meningkatkan keamanan ataupun alasan lainnya, dengan HAK INTERPRETASI berada di PP. IMI.

f.       Setiap Pembalap adalah olahragawan dan diharuskan untuk selalu bersikap sportif baik sebelum, selama maupun setelah perlombaan ini berlangsung.

 

BAB IV

PENUTUP

Demikianlah proposal kegiatan kejuaraan balap motor provinsi Kalimantan Tengah yang diharapkan dapat membantu terlaksananya kegiatan ini dengan lancar. Diharapkan kerjasama dengan sponsor dan pemerintah dapat saling menguntungkan satu sama lain. Tentu saja kita berharap melalui kegiatan ini nantinya dapat ditemukan bibit-bibit baru pembalap Kalteng yang akan menjadi andalan Kalteng dalam berbagai kejuaraan lain dan bisa terus berprestasi dikancah nasional. Atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih.

 

Ketua Panitia

 

 

Ari Danu Saputra


contoh proposal team balap motor

Share This Post

Recent Articles

Leave a Reply

© 2016 Proposal Usaha. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie