Cara Membuat Izin Usaha Tetap (IUT)

  
Cara Memebuat Izin Usaha Tetap (IUT)

Cara Memebuat Izin Usaha Tetap (IUT)

Cara Membuat Izin Usaha Tetap (IUT)

Izin usaha sangat penting diperlukan guna mendukung berjalannya suatu kegiatan usaha, baik itu usaha perseorangan, usaha kecil dan menengah (UKM) maupun usaha berskala besar. Memiliki izin usaha artinya mempunyai identitas bagi usaha Anda, hingga usaha yang dijalankan merupakan legal dan sah sbab mempunyai lisensi atau izin dari instansi pemerintah yang berwenang. Salah satu izin usaha tersebut adalahizin usaha tetap sebagai izin operasional.

 Izin Usaha Tetap (IUT) merupakan izin yang di terbitkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) atau Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) untuk perusahaan (badan usaha PT) yang didirikan dalam rangka Penanaman Modal Asing (PMA) atau Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Masalah perizinan, diatur oleh Inpres No.5 Tahun 1984 Tanggal 11 April 1984 tentang Pedoman Penyelenggaraan dan Pengendalian Perizinan di Bidang Usaha. Aturan izin usaha dibuat supaya pelaksanaan pada setiap pendirian usaha bisa berjalan dengan baik, terstruktur dengan tata cara hukum yang berlaku, serta bisa dipertanggung jawabkan legalitasnya.

Kewenangan perizinan oleh BKPM jika ditinjau dari konteks UU No. 22 Tahun 1999 dan UU No.32 Tahun 2004, yang menjadi kewenangan daerah. Pasal 13 dan Pasal 14 UU No. 32 mengisyaratkan, palayanan administrasi penanaman modal merupakan urusan wajib provinsi bagi yang berskala provinsi, serta adalah urusan wajib kabupaten atau kota bagi yang berskala kabupaten atau kota. Dengan terbitnya Keputusan Presiden tersebut, BKPM menjadi ujung tombak bagi perizinan investasi Indonesia, sehingga dirasakan terdapat resentralisasi perizinan investasi dari daerah kepada BKPM.

Dalam pelaksanaan perizinan penanaman modal sebagaimana terdapat dalam pedoman tata cara berinvestasi yang dikeluarkan oleh BKPM terdapat jenis izin yang harus diurus, yaitu:

Izin angka pengenal importer terbatas,

  1. Izin Usaha Tetap atau Perluasan,

  2. Rencana penggunaan tenaga kerja asing,

  3. Rekomendasi Visa bagi penggunaan tenaga kerja asing,

  4. Perpanjangan izin mempekerjakan tenaga kerja asing yang bekerja lebih dari satu provinsi,

  5. Fasilitas pembebasan atau keringanan bea masuk atas pengimporan barang modal, atau bahan baku / penolong.

  6. Fasilitas fiskal lainnya.

Perizinan yang diterbitkan Pemerintah Provinsi sesuai kewenangannya,terdiri dari:

  1. Perpanjangan izin mempekerjakan tenaga kerja asing yang bekerja di wilayah kabupaten atau kota dalam satu provinsi.

Perizinan yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota atau Kabupaten, yaitu:

  1. izin lokasi,
  2. Sertifikat hak atas tanah,
  3. izin mendirikan bangunan (IMB),
  4. izin Undang-Undang Gangguan (UUG/HO).

Izin Usaha Tetap (IUT) diberikan sebagai izin operasional untuk melaksanakan kegiatan usaha komersial dibidang Perdagangan Barang/Jasa atau dibidang Industri sebagai pelaksanaan atas Surat izin Persetujuan Investasi PMA (Penanaman Modal Asing) atau PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) yang sebelumnya diperoleh perusahaan penanaman modal.

Penggolongan izin Usaha PMA/PMDN adalah:

  1. Perusahaan yang bergerak dibidang Perdagangan Umum, Barang atau Jasa lainnya diberikan Izin Usaha Tetap sebagai izin operasional.
  2. Perusahaan yang bergerak dibidang Industri atau Pabrikasi di luar pertambangan minyak, gas dan panas bumi, diberikan izin Usaha Industrisebagai izin operasional.

Ketentuan izin Usaha Tetap:

Izin Usaha Tetap diberlakukan sebagai ketentuan apabila:

  1. Telah berproduksi,
  2. Telah melebihi batas waktu yang diberikan (3 tahun).

Syarat membuat izin Usaha Tetap :

1. Fotokopi Akte Notaris dan Perubahan.

2. Fotokopi SK Kehakiman dan Perubahan.

3. Fotokopi domisili.

4. Fotokopi NPWP.

5. Fotokopi SP BKPM (Surat Persetujuan Badan Koordinasi Penanaman Modal).

6. Fotokopi Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

7. Fotokopi izin Mendirikan Bangunan (IMB).

8. Sewa menyewa kantor.

9. Fotokopi Undang-Undang Gangguan (UUG)/HO.

10. Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Lama proses 14 hari kerja.

Masa Berlaku izin Usaha Tetap (IUT)

Izin Usaha Tetap (IUT) untuk Penanaman Modal Asing (PMA) berlaku selam 30 (tiga puluh) tahun. Izin Usaha Tetap untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berlaku selama perusahaan beroperasi atau berprodukasi.

Sumber

Kementerian Perdagangan RI

Kementerian Perindustrian RI

BKPM

Kementrian Keuangan RI

 
contoh legalitas perusahaan donat, contoh proposal izin presentasi, contoh surat izin presentasi produk perusahaan, izin usaha industri syarat, pendahuluan tentang perizinan gangguan, perijinan pendirian usaha donat, UU Izin usaha tetap

Advertisement

No comments.

Leave a Reply